Minggu, 29 April 2012

PROSES SOSIALISASI DAN KARIER


>>Pendahuluan
 
I.                   Latar Belakang Masalah
Melalui proses sosialisasi dan pengambangan karier kepentingan individu dan organisasi diidentifikasikan dan dikronfontasikan. Sosialisasi mengutamakan kepentingan individu pengembangan karier mengutamakan kepentingan individu.
Salah satu teori tentang pilihan karier yaitu oleh holand bahwa orang memilih karier tentang sesuai dengan jenis kepribadian mereka, dan ada hubunagn pasti antaa jenis kepribadian tertentu dengan karakteristik bidang pekerjaan.
Konsep karier didalam organisasi harus cukup luas untuk mencakup pola kehidupan kerja dan non kerja.


II.                Rumusan Masalah
·         Karier yang efektif
·         Jalur karier realistik


>>Pembahasan

I.                   Karier yang efektif
Karier yang efektif mencakup karakteristik prestasi, sikap, kemampuan beradaptasi dan identitas. Karakteristik kefisienan karier individu dapat dihubungkan dengan criteria keefektifan organisasi sejauh terdapat kesesuaian criteria keefektifen individu dan organisasi.

II.                Jalur karier realistik
Karakteristik jalur karier realistik :
1.      Mencakup kemungkinan lateral dan kebawah yang tidak terikat pada tk kemajuan normal
2.      Bersifat sementara dan responsive terhadap perubahan kebutuhan organisasi
Proses sosialisasi organisasi berjalan selaras dengan tahapan karier, keselarasan tahapan pengembangan karier dengan proses sosialisasi memungkinkan pimpinan untuk melaksanakan praktek yang memperbesar peluang untuk mencapai kebutuhan bersama dari individu dan organisasi.
Praktek organisasi seperti perekrutan, seleksi, penempatan, promosi dan pemindahan, dapat menjadi bagian penting dari proses sosialisasi yang efektif jika pimpinan memikirkan dalam kaitannya dengan kebutuhan individu-individu dan organisasi.


>>Kesimpulan
            Dalam proses sosialisasi karier ada dua hal yang harus kita perhatikan yaitu, karier yang efektif dan juga jalur karier realistik. Dalam kenyataannya Karier yang efektif harus mencakup karakteristik prestasi, sikap, kemampuan beradaptasi dan identitas.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar